Info Bunga KPR dan Cara Kredit Rumah Murah

Info Bunga KPR dan Cara Kredit Rumah Murah

Meski dikenakan biaya bunga KPR Murah di setiap bulannya, tak bisa dipungkiri jika KPR atau Kredit Kepemilikan Rumah merupakan metode yang paling diminati masyarakat ketika membeli sebuah hunian.

KPR dan Cara Kredit Rumah Murah

KPR sendiri dianggap sebagai cara yang paling gampang dan murah untuk mendapatkan sebuah rumah yang layak di tengah mahalnya harga hunian tapak di kota-kota besar di Indonesia.

Meski dinilai cukup menguntungkan, agaknya pemerintah punya rencana lain. Sebab, di tahun 2020 ini santer tersiar kabar jika mereka akan menghapus skema Subsidi Selisih Bunga (SSB) untuk Bunga KPR.

Oleh karenanya, banyak orang yang menganggap jika SSB dihapuskan maka biaya KPR yang dikenakan bank kepada masyarakat akan lebih tinggi, sehingga sulit mendapatkan hunian yang murah.

Lantas, bagaimana jika hal tersebut benar terjadi? Masih bisakah kita mendapatkan rumah yang layak dengan harga murah? Untuk mengetahuinya, simak penjabaran di bawah ini.

1. Alasan Penghapusan Subsidi Selisih Bunga KPR

Subsidi Selisih Bunga KPR atau KPR SSB adalah kredit kepemilikan rumah yang diterbitkan oleh Bank penyedia layanan KPR yang mendapatkan pengurangan suku bunga melalui program SSB dari pemerintah.

Sehingga, dengan adanya program ini masyarakat berpenghasilan (MBR) yang ingin membeli rumah dengan skema KPR dapat menerima suku bunga bank dengan nilai yang lebih murah.

Sebenarnya, secara kinerja SSB dianggap cukup baik, sebab sepanjang tahun 2015-2018 SSB jadi skema pembiayaan kepemilikan rumah dengan realisasi serapan terbesar, yakni mencapai 558.848 unit rumah.

Namun, karena program pembiayaan tersebut terlalu membebani APBN, maka pemerintah berencana untuk menghapusnya di tahun ini. Meski begitu, rencana penghapusan SSB ini masih belum berjalan.

Selain itu, untuk Anda yang telah menerima subsidi bunga untuk KPR sebelumnya, program tersebut masih akan berlaku hingga masa cicilan Anda berakhir, sehingga tak perlu risau dengan wacana penghapusan ini.

Ditambah lagi, selain SSB sebenarnya kita masih bisa memanfaatkan skema subsidi perumahan lain untuk mendapatkan bunga KPR murah, seperti Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

2. Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP)

Info Bunga KPR dan Cara Kredit Rumah Murah

Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau FLPP adalah pembiayaan perumahan kepada MBR yang pengelolaannya dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Meski keuntungan yang diperoleh dari FLPP dan SSB sama saja, namun secara pengelolaan keduanya berbeda. Seperti yang disebutkan di atas, pembiayaan perumahan SSB dikelola oleh bank penyedia KPR.

Oleh sebab itu, walaupun penghapusan SSB benar terlaksana, Anda tidak perlu khawatir sebab ada skema pembiayaan perumahan lain yang menawarkan suku bunga KPR rendah, seperti FLPP.

Lantas, apa saja sih fasilitas yang diberikan oleh program yang satu ini? Berikut beberapa poin yang harus Anda ingat, seperti:

  • Uang muka pembiayaan rumah melalui FLPP hanya sebesar 1 persen;
  • Suku bunga KPR melalui skema FLPP hanya 5 persen dan tetap, hingga tenor kredit berakhir
  • Nilai suku bunga KPR sudah termasuk premi asuransi jiwa serta asuransi kebakaran; serta
  • Anda berhak mendapatkan rumah subsidi KPR FLPP yang merupakan rumah umum dan di bangun oleh pengembang sesuai ketentuan pemerintah.

Itu tadi beberapa keunggulan yang bisa Anda nikmati jika mengajukan kredit pembiayaan rumah melalui program FLPP. Untuk syarat dan cara pengajuannya sendiri, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

3. Syarat dan Cara Ajukan Kredit Rumah Murah FLPP 2020

Selayaknya skema pembiayaan perumahan dan suku bunga KPR murah lainnya, pengajuan program FLPP juga memiliki syarat yang harus dipenuhi oleh orang yang ingin mengajukan kredit tersebut, seperti:

  1. Orang yang mengajukan kredit haruslah kelompok masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR, dengan ukuran penghasilan tetap atau tidak tetap maksimal sebesar Rp4.000.000.
  2. Membawa bukti surat keterangan tidak memiliki rumah dari kepala desa atau lurah tempat pemohon berdomisili dan pasangannya berdomisili.
  3. Belum pernah menerima subsidi perumahan atau bunga KPR.
  4. Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
  5. Menyerahkan fotokopi SPT Tahunan PPh pribadi atau surat pernyataan, bahwa penghasilan yang pemohon tidak melewati batas persyaratan mendapatkan FLPP.

Setelah melengkapi berbagai syarat dalam pengajuan FLPP, berikut tata cara atau tahapan yang akan Anda lalui ketika mengajukan skema pembiayaan perumahan dan suku bunga KPR rendah tersebut, yakni:

  • Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengunjungi bank pelaksana FLPP yang telah ditunjuk oleh pemerintah. Di tahun 2020 ini, bank yang secara resmi menyalurkan program FLPPP,
  • Selanjutnya, penuhi persyaratan dan lakukan survei ke lokasi perumahan yang Anda minati, lalu meminta informasi sedetail mungkin kepada pihak pengembang;
  • Serahkan kelengkapan surat dan dokumen yang diperlukan kepada pengembang perumahan;
  • Nantinya, setelah meneliti kelengkapan surat dan dokumen yang Anda ajukan, pihak pengembang kemudian akan menyerahkan dokumen tersebut kepada bank pelaksana FLPP untuk diproses lebih lanjut. Setelah itu, pihak bank akan menilai apakah pemohon layak untuk menerima pembiayaan rumah dan bunga KPR murah melalui FLPP atau tidak; dan
  • Apabila lolos verifikasi bank, selanjutnya Anda tinggal melakukan akad kredit FLPP dan mendapatkan rumah yang Anda impikan dengan suku bunga rendah.

Nah, itu tadi info bunga KPR dan cara mendapatkan kredit rumah murah di tahun 2020 melalui skema FLPP. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk kita semua.

Semoga artikel dapat membantu Anda, Jangan lupa, cari segala kebutuhan propertimu hanya di RumahPro.id

Selamat mencoba!

Mitraiklan

Website Jasa Iklan Digital Marketing untuk Memudahkan Bisnis Anda

Tinggalkan Balasan